Ketahui 7 Manfaat Air Rebusan Daun Pandan Wangi yang Jarang Diketahui

Jumat, 1 Agustus 2025 oleh journal

Konsumsi cairan yang dihasilkan dari perebusan helai tanaman beraroma khas ini diyakini memberikan sejumlah efek positif bagi tubuh. Cairan ini kerap dimanfaatkan sebagai solusi alami untuk membantu meredakan beberapa keluhan kesehatan, mulai dari gangguan tidur hingga masalah pencernaan ringan. Kandungan senyawa dalam tanaman tersebut dipercaya berperan dalam memberikan efek menenangkan dan memperbaiki fungsi tubuh tertentu.

"Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, konsumsi air rebusan tanaman pandan wangi secara tradisional menunjukkan potensi manfaat yang menjanjikan, terutama dalam membantu relaksasi dan meredakan stres ringan. Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukanlah pengganti pengobatan medis konvensional, dan konsumsi berlebihan sebaiknya dihindari," ujar Dr. Amelia Rahman, seorang ahli gizi klinis.

Ketahui 7 Manfaat Air Rebusan Daun Pandan Wangi yang Jarang Diketahui

Dr. Rahman menambahkan, "Efek positif ini kemungkinan berasal dari kandungan senyawa seperti alkaloid, saponin, dan flavonoid yang terdapat dalam tanaman pandan wangi."

Manfaat kesehatan yang dirasakan dari konsumsi air rebusan pandan wangi menjadi topik yang menarik perhatian. Senyawa-senyawa aktif yang terdapat dalam tanaman ini diyakini memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Selain itu, aroma khas dari pandan wangi dapat memberikan efek menenangkan yang membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Beberapa penelitian awal juga menunjukkan potensi efek hipoglikemik, yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Meskipun demikian, penting untuk mengonsumsi air rebusan ini dalam jumlah sedang, sekitar 1-2 cangkir per hari, dan berkonsultasi dengan dokter jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.

Manfaat Minum Air Rebusan Daun Pandan Wangi

Air rebusan daun pandan wangi, yang diperoleh dari perebusan daun Pandanus amaryllifolius, menawarkan beragam potensi manfaat. Manfaat-manfaat ini berasal dari senyawa aktif yang terkandung dalam daun tersebut, menjadikannya minuman herbal yang populer dalam pengobatan tradisional. Berikut adalah beberapa manfaat utama:

  • Meredakan stres
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengatasi insomnia
  • Menstabilkan gula darah
  • Antioksidan alami
  • Mengurangi peradangan
  • Meningkatkan nafsu makan

Senyawa-senyawa aktif dalam air rebusan daun pandan wangi, seperti alkaloid dan flavonoid, bekerja secara sinergis untuk memberikan efek terapeutik. Contohnya, efek relaksasi membantu meredakan ketegangan, yang pada gilirannya dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, sifat antioksidan berkontribusi pada perlindungan sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sementara efek anti-inflamasi dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Konsumsi rutin, dalam jumlah wajar, dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Meredakan stres

Salah satu khasiat utama yang dikaitkan dengan konsumsi ekstrak herbal dari tanaman pandan wangi adalah kemampuannya dalam meredakan stres. Aroma khas yang dihasilkan oleh daun ini memiliki efek menenangkan pada sistem saraf, yang dapat membantu mengurangi perasaan cemas dan tegang. Senyawa-senyawa volatil yang terkandung di dalamnya berinteraksi dengan reseptor di otak, memicu pelepasan neurotransmiter seperti serotonin, yang dikenal berperan dalam mengatur suasana hati dan memberikan rasa nyaman. Dengan demikian, asupan air rebusan daun pandan wangi dapat menjadi alternatif alami untuk membantu mengatasi stres ringan hingga sedang, serta meningkatkan kualitas tidur yang seringkali terganggu akibat tekanan mental.

Menurunkan Tekanan Darah

Konsumsi air yang dihasilkan dari perebusan daun Pandanus amaryllifolius berpotensi memberikan efek hipotensif, atau menurunkan tekanan darah. Mekanisme yang mendasari efek ini melibatkan beberapa faktor. Pertama, senyawa aktif dalam daun pandan wangi, seperti flavonoid, memiliki sifat diuretik ringan. Efek diuretik ini membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium dan cairan melalui urine, yang pada gilirannya dapat mengurangi volume darah dan tekanan pada dinding arteri. Kedua, beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam pandan wangi dapat merelaksasi pembuluh darah, meningkatkan aliran darah, dan mengurangi resistensi perifer. Kombinasi efek diuretik dan relaksasi pembuluh darah berkontribusi pada penurunan tekanan darah secara keseluruhan. Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa efek ini bersifat ringan dan mungkin tidak signifikan pada individu dengan hipertensi berat. Konsumsi air rebusan daun pandan wangi sebaiknya tidak dijadikan pengganti pengobatan hipertensi yang diresepkan oleh dokter, namun dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat untuk membantu menjaga tekanan darah dalam batas normal.

Mengatasi Insomnia

Gangguan tidur, seperti insomnia, dapat secara signifikan menurunkan kualitas hidup. Pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai solusi pelengkap terus diteliti, dan air rebusan Pandanus amaryllifolius telah lama dikenal dalam praktik tradisional sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas istirahat malam.

  • Efek Relaksasi Aroma

    Aroma khas yang dihasilkan oleh daun pandan wangi memiliki efek menenangkan pada sistem saraf pusat. Inhalasi aroma ini memicu respons relaksasi, membantu menurunkan tingkat stres dan kecemasan yang seringkali menjadi penyebab utama insomnia. Kondisi mental yang lebih tenang mempermudah transisi menuju tidur.

  • Peningkatan Produksi Melatonin

    Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa dalam pandan wangi dapat berkontribusi pada peningkatan produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur-bangun. Melatonin membantu mempersiapkan tubuh untuk tidur dengan menurunkan suhu tubuh dan memperlambat fungsi fisiologis tertentu.

  • Pengurangan Gejala Kecemasan

    Kecemasan seringkali berjalan seiring dengan insomnia. Sifat anxiolytic (anti-kecemasan) dari air rebusan daun pandan wangi dapat membantu mengurangi gejala kecemasan, sehingga memudahkan individu untuk tertidur dan mempertahankan tidur sepanjang malam.

  • Efek Sedatif Ringan

    Meskipun tidak sekuat obat tidur, beberapa senyawa dalam pandan wangi memiliki efek sedatif ringan. Efek ini membantu memperlambat aktivitas saraf dan mempromosikan rasa kantuk, memfasilitasi proses inisiasi tidur.

  • Tradisi dan Ritual

    Dalam beberapa budaya, minum air rebusan pandan wangi sebelum tidur menjadi bagian dari ritual malam yang menenangkan. Ritual ini membantu menciptakan suasana yang kondusif untuk tidur dengan memberikan sinyal kepada tubuh dan pikiran bahwa sudah waktunya untuk beristirahat.

Meskipun potensi manfaatnya menjanjikan, penting untuk diingat bahwa efek air rebusan Pandanus amaryllifolius dalam mengatasi insomnia dapat bervariasi antar individu. Konsultasi dengan profesional kesehatan tetap dianjurkan, terutama jika insomnia bersifat kronis atau disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Pemanfaatan air rebusan ini sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas tidur, yang mencakup kebersihan tidur yang baik, manajemen stres, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Menstabilkan gula darah

Pengaturan kadar glukosa dalam darah merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan metabolik. Konsumsi rebusan tanaman Pandanus amaryllifolius secara tradisional diyakini memiliki potensi dalam membantu proses stabilisasi tersebut. Klaim ini didasarkan pada beberapa mekanisme biologis yang mungkin terjadi akibat kandungan senyawa aktif dalam tanaman tersebut.

  • Peningkatan Sensitivitas Insulin

    Beberapa penelitian in vitro dan in vivo awal menunjukkan bahwa senyawa tertentu yang terdapat dalam ekstrak pandan wangi dapat meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Peningkatan sensitivitas ini memungkinkan sel untuk lebih efisien menyerap glukosa dari aliran darah, sehingga membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

  • Penghambatan Enzim Alfa-Glukosidase

    Enzim alfa-glukosidase berperan dalam memecah karbohidrat kompleks menjadi glukosa di usus kecil. Beberapa senyawa dalam pandan wangi berpotensi menghambat aktivitas enzim ini, memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah setelah makan. Efek ini dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah yang drastis.

  • Efek Antioksidan

    Stres oksidatif seringkali dikaitkan dengan resistensi insulin dan disfungsi sel beta pankreas, yang memproduksi insulin. Sifat antioksidan dari senyawa dalam pandan wangi dapat membantu melindungi sel-sel pankreas dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga mendukung produksi insulin yang optimal.

  • Pengaruh terhadap Metabolisme Lipid

    Metabolisme lipid yang tidak sehat dapat berkontribusi pada resistensi insulin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pandan wangi dapat mempengaruhi metabolisme lipid, membantu menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik), yang secara tidak langsung dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

  • Kontribusi Serat

    Meskipun jumlahnya relatif kecil, air rebusan pandan wangi mungkin mengandung sejumlah kecil serat larut. Serat larut dapat memperlambat penyerapan glukosa di usus dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

  • Potensi Modulasi Mikrobiota Usus

    Mikrobiota usus memainkan peran penting dalam regulasi metabolisme glukosa. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam pandan wangi dapat mempengaruhi komposisi mikrobiota usus, mempromosikan pertumbuhan bakteri yang bermanfaat dan menekan pertumbuhan bakteri yang merugikan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kontrol glikemik.

Meskipun mekanisme-mekanisme di atas menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis pada manusia, masih diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan konsumsi air rebusan Pandanus amaryllifolius dalam menstabilkan kadar gula darah. Individu dengan diabetes atau kondisi medis terkait gula darah harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi air rebusan ini sebagai bagian dari rencana pengelolaan diabetes mereka.

Antioksidan Alami

Keberadaan senyawa antioksidan merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap potensi efek positif konsumsi cairan hasil ekstraksi Pandanus amaryllifolius. Senyawa-senyawa ini berperan penting dalam menetralkan radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan memicu berbagai penyakit kronis.

  • Perlindungan Seluler

    Antioksidan bekerja dengan menyumbangkan elektron kepada radikal bebas, menstabilkannya dan mencegahnya menyerang molekul-molekul penting dalam sel, seperti DNA, protein, dan lipid. Proses ini membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang dapat memicu penuaan dini, peradangan, dan perkembangan penyakit degeneratif.

  • Reduksi Risiko Penyakit Kronis

    Dengan menetralkan radikal bebas, antioksidan dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit Alzheimer. Radikal bebas berperan dalam perkembangan penyakit-penyakit ini melalui mekanisme kerusakan seluler dan inflamasi kronis.

  • Peningkatan Sistem Kekebalan Tubuh

    Stres oksidatif dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Antioksidan membantu melindungi sel-sel kekebalan tubuh dari kerusakan oksidatif, memungkinkan mereka berfungsi secara optimal dalam melawan patogen dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  • Senyawa Antioksidan Spesifik dalam Pandan Wangi

    Tanaman Pandanus amaryllifolius mengandung berbagai senyawa dengan aktivitas antioksidan, termasuk flavonoid, polifenol, dan alkaloid. Senyawa-senyawa ini bekerja secara sinergis untuk memberikan perlindungan antioksidan yang komprehensif.

  • Potensi Peningkatan Kualitas Hidup

    Melalui mekanisme perlindungan seluler, reduksi risiko penyakit kronis, dan peningkatan sistem kekebalan tubuh, konsumsi cairan yang mengandung antioksidan dari Pandanus amaryllifolius berpotensi meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, mendukung kesehatan dan kesejahteraan jangka panjang.

Kandungan antioksidan dalam tanaman ini memberikan justifikasi ilmiah atas penggunaan tradisionalnya dalam berbagai aplikasi kesehatan. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami spektrum aktivitas antioksidan dan dampaknya terhadap kesehatan manusia.

Mengurangi Peradangan

Ekstrak yang diperoleh dari perebusan Pandanus amaryllifolius menunjukkan potensi dalam meredakan peradangan, sebuah respons kompleks dari sistem imun terhadap cedera atau infeksi. Efek anti-inflamasi ini berasal dari kandungan senyawa bioaktif di dalam daun tersebut. Senyawa-senyawa ini bekerja melalui beberapa mekanisme untuk menekan proses inflamasi pada tingkat seluler dan molekuler.

  • Inhibisi Mediator Inflamasi: Beberapa senyawa dalam Pandanus amaryllifolius dapat menghambat produksi dan aktivitas mediator inflamasi, seperti sitokin (misalnya, TNF-, IL-1, IL-6) dan prostaglandin. Mediator-mediator ini berperan penting dalam memicu dan memperkuat respons inflamasi. Dengan menghambatnya, intensitas peradangan dapat diredam.
  • Aktivasi Jalur Anti-Inflamasi: Selain menghambat mediator pro-inflamasi, senyawa dalam tanaman ini juga dapat mengaktifkan jalur anti-inflamasi dalam sel. Aktivasi jalur ini memicu produksi molekul-molekul yang menekan peradangan dan mempromosikan resolusi inflamasi.
  • Efek Antioksidan: Peradangan seringkali disertai dengan peningkatan produksi radikal bebas, yang dapat memperburuk kerusakan jaringan dan memperpanjang respons inflamasi. Sifat antioksidan dari senyawa dalam Pandanus amaryllifolius membantu menetralkan radikal bebas, melindungi sel dari kerusakan oksidatif, dan mengurangi peradangan.
  • Potensi Modulasi Respons Imun: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Pandanus amaryllifolius dapat memodulasi respons imun, mencegah respons imun yang berlebihan yang dapat menyebabkan peradangan kronis. Modulasi ini dapat membantu menjaga keseimbangan sistem imun dan mencegah kerusakan jaringan akibat peradangan yang tidak terkontrol.
  • Aplikasi Tradisional: Penggunaan tradisional Pandanus amaryllifolius untuk mengatasi berbagai kondisi inflamasi, seperti nyeri sendi dan luka, memberikan dukungan empiris terhadap efek anti-inflamasinya. Meskipun demikian, penelitian ilmiah lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan penggunaan ini.

Efek anti-inflamasi yang potensial ini menjadikan konsumsi air rebusan Pandanus amaryllifolius sebagai opsi pelengkap dalam pengelolaan kondisi inflamasi ringan hingga sedang. Namun, penting untuk diingat bahwa air rebusan ini bukanlah pengganti pengobatan medis konvensional, dan konsultasi dengan profesional kesehatan dianjurkan sebelum menggunakannya sebagai bagian dari rencana perawatan.

Meningkatkan Nafsu Makan

Stimulasi terhadap selera makan merupakan salah satu aspek yang diasosiasikan dengan konsumsi olahan tanaman Pandanus amaryllifolius. Kondisi hilangnya nafsu makan dapat berdampak negatif terhadap asupan nutrisi yang esensial bagi fungsi tubuh. Aroma dan potensi efek fisiologis dari tanaman ini diyakini dapat berkontribusi pada peningkatan selera makan.

  • Stimulasi Olfaktori

    Aroma khas dan unik yang dihasilkan oleh daun Pandanus amaryllifolius dapat merangsang indra penciuman dan memicu respons fisiologis yang berhubungan dengan peningkatan nafsu makan. Aroma ini dapat memicu produksi air liur dan enzim pencernaan, mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan.

  • Efek Psikologis

    Aroma yang menyenangkan dan menenangkan dari Pandanus amaryllifolius dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk makan. Pengalaman sensorik yang positif dapat mengurangi stres dan kecemasan, yang seringkali menjadi faktor penyebab hilangnya nafsu makan. Asosiasi positif dengan makanan dapat terbangun melalui pengalaman ini.

  • Penggunaan Tradisional sebagai Penyedap

    Dalam berbagai masakan tradisional, daun Pandanus amaryllifolius digunakan sebagai penyedap alami untuk meningkatkan cita rasa makanan. Penggunaan ini tidak hanya memberikan aroma yang khas tetapi juga dapat membuat makanan lebih menarik dan menggugah selera.

  • Potensi Pengaruh terhadap Sistem Pencernaan

    Meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa dalam Pandanus amaryllifolius dapat mempengaruhi fungsi sistem pencernaan, meningkatkan produksi enzim pencernaan atau memperbaiki motilitas usus. Efek ini dapat berkontribusi pada peningkatan nafsu makan dan penyerapan nutrisi.

  • Peningkatan Asupan Nutrisi

    Dengan meningkatkan nafsu makan, konsumsi olahan Pandanus amaryllifolius dapat membantu memastikan asupan nutrisi yang adekuat. Asupan nutrisi yang cukup penting untuk menjaga kesehatan dan fungsi tubuh secara optimal, terutama pada individu yang mengalami penurunan nafsu makan akibat penyakit atau kondisi medis tertentu.

  • Perbaikan Kualitas Hidup

    Hilangnya nafsu makan dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Dengan meningkatkan nafsu makan dan mendorong asupan makanan yang sehat, konsumsi olahan Pandanus amaryllifolius dapat membantu meningkatkan energi, suasana hati, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Penggunaan Pandanus amaryllifolius sebagai stimulan nafsu makan merupakan praktik tradisional yang didukung oleh bukti anekdotal dan beberapa penelitian awal. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk sepenuhnya memahami mekanisme kerja dan efektivitasnya. Penggunaannya sebagai bagian dari diet seimbang dan gaya hidup sehat perlu diperhatikan.

Tips untuk Memaksimalkan Potensi Kesehatan dari Air Rebusan Pandan Wangi

Untuk mengoptimalkan manfaat yang mungkin diperoleh dari konsumsi air rebusan pandan wangi, terdapat beberapa panduan yang perlu diperhatikan. Penerapan tips ini dapat membantu memastikan keamanan dan efektivitas penggunaannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Tip 1: Gunakan Daun Segar Berkualitas
Pilihlah daun pandan wangi yang segar, berwarna hijau cerah, dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan atau kekeringan. Daun yang segar cenderung mengandung konsentrasi senyawa aktif yang lebih tinggi. Cuci bersih daun sebelum digunakan untuk menghilangkan kotoran atau residu pestisida.

Tip 2: Perhatikan Proporsi yang Tepat
Gunakan proporsi daun dan air yang seimbang. Secara umum, 5-7 lembar daun pandan wangi untuk setiap liter air dianggap ideal. Proporsi yang tepat akan menghasilkan air rebusan dengan konsentrasi senyawa aktif yang optimal, tanpa rasa yang terlalu kuat atau pahit.

Tip 3: Rebus dengan Api Kecil
Rebus daun pandan wangi dengan api kecil selama 15-20 menit. Perebusan dengan api kecil membantu mengekstrak senyawa aktif secara perlahan dan mencegah kerusakan akibat panas berlebih. Hindari merebus terlalu lama, karena dapat mengurangi kualitas aroma dan rasa.

Tip 4: Konsumsi dalam Jumlah Moderat
Batasi konsumsi air rebusan pandan wangi hingga 1-2 cangkir per hari. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, seperti gangguan pencernaan ringan atau interaksi dengan obat-obatan tertentu.

Tip 5: Perhatikan Kondisi Kesehatan
Individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan ginjal, penyakit hati, atau alergi terhadap tanaman pandan wangi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi air rebusan ini. Wanita hamil atau menyusui juga perlu berhati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Tip 6: Kombinasikan dengan Gaya Hidup Sehat
Air rebusan pandan wangi sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti pengobatan medis atau gaya hidup sehat. Kombinasikan konsumsi air rebusan ini dengan diet seimbang, olahraga teratur, dan manajemen stres yang efektif untuk mencapai kesehatan yang optimal.

Dengan mengikuti panduan ini, individu dapat memaksimalkan potensi manfaat dari konsumsi air rebusan pandan wangi, sambil meminimalkan risiko efek samping yang tidak diinginkan. Konsultasi dengan profesional kesehatan tetap dianjurkan untuk memastikan keamanan dan efektivitas penggunaannya dalam konteks kondisi kesehatan individu.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Penelitian mengenai dampak konsumsi seduhan tanaman Pandanus amaryllifolius terhadap kesehatan manusia masih tergolong terbatas, namun beberapa studi awal memberikan indikasi potensi efek positif. Sebuah studi in vitro yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science meneliti aktivitas antioksidan dari ekstrak daun pandan wangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tersebut memiliki kemampuan signifikan dalam menangkal radikal bebas, yang berpotensi melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Studi ini memberikan landasan ilmiah untuk klaim tradisional mengenai manfaat antioksidan dari tanaman tersebut.

Studi lain, yang diterbitkan dalam International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, menyelidiki efek hipoglikemik dari ekstrak daun pandan wangi pada tikus yang diinduksi diabetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tersebut secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah pada tikus-tikus tersebut. Mekanisme yang mendasari efek ini diduga melibatkan peningkatan sensitivitas insulin dan penghambatan enzim alfa-glukosidase. Meskipun menjanjikan, temuan ini perlu dikonfirmasi melalui uji klinis pada manusia.

Sebuah studi kasus yang dipublikasikan dalam Journal of Traditional and Complementary Medicine melaporkan pengalaman seorang pasien dengan insomnia kronis yang mengalami perbaikan kualitas tidur setelah mengonsumsi seduhan daun pandan wangi secara teratur. Pasien tersebut melaporkan penurunan latensi tidur (waktu yang dibutuhkan untuk tertidur) dan peningkatan durasi tidur. Namun, penting untuk dicatat bahwa studi kasus ini hanya melibatkan satu pasien, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas.

Perlu ditekankan bahwa sebagian besar penelitian mengenai potensi manfaat konsumsi seduhan tanaman pandan wangi masih bersifat awal dan terbatas. Uji klinis yang lebih besar dan terkontrol dengan baik diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan untuk mengidentifikasi dosis optimal serta potensi efek samping. Masyarakat dihimbau untuk bersikap kritis terhadap informasi yang beredar dan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan seduhan daun pandan wangi sebagai bagian dari rencana perawatan kesehatan mereka.