Ketahui 7 Manfaat Buah Mentega yang Wajib Kamu Intip!
Rabu, 30 Juli 2025 oleh journal
Kandungan nutrisi pada sawo mentega memberikan sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh. Konsumsi rutin buah ini dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan pencernaan, serta berpotensi melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan vitamin dan mineralnya berkontribusi pada fungsi tubuh yang optimal.
Konsumsi sawo mentega, dalam jumlah yang wajar, dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam pola makan seimbang. Kandungan seratnya baik untuk pencernaan, dan antioksidannya berpotensi memberikan perlindungan terhadap penyakit kronis, ujar Dr. Amelia Putri, seorang ahli gizi klinis di Rumah Sakit Sehat Sentosa.
Dr. Putri menambahkan bahwa efek positif tersebut berasal dari berbagai senyawa aktif di dalamnya.
Buah ini mengandung senyawa seperti tanin dan antioksidan seperti vitamin C dan E. Tanin dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu mengatasi masalah pencernaan. Antioksidan membantu menetralkan radikal bebas, mengurangi risiko kerusakan sel dan penyakit kronis. Serat yang tinggi mendukung kesehatan usus dan membantu mengontrol kadar gula darah. Disarankan untuk mengonsumsi buah ini sebagai bagian dari diet seimbang, sekitar 1-2 buah per hari, dan selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk penyesuaian individual, terutama bagi mereka dengan kondisi kesehatan tertentu.
Manfaat Buah Mentega
Buah mentega, atau sawo mentega, menawarkan sejumlah khasiat signifikan yang berkontribusi pada kesehatan. Manfaat-manfaat ini berasal dari kandungan nutrisi yang kaya di dalamnya dan berperan penting dalam mendukung berbagai fungsi tubuh.
- Meningkatkan Imunitas
- Melancarkan Pencernaan
- Sumber Antioksidan
- Menjaga Kesehatan Jantung
- Mengontrol Gula Darah
- Menyehatkan Kulit
- Meningkatkan Energi
Manfaat-manfaat tersebut saling terkait dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh. Misalnya, kandungan antioksidan tidak hanya melindungi sel dari kerusakan, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan kulit. Serat, selain melancarkan pencernaan, juga membantu mengontrol kadar gula darah, yang esensial bagi penderita diabetes. Konsumsi buah mentega secara teratur, dalam porsi yang sesuai, dapat menjadi bagian penting dari pola makan sehat untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Meningkatkan Imunitas
Kapasitas tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Konsumsi buah-buahan tertentu, termasuk sawo mentega, dapat berkontribusi signifikan dalam memperkuat sistem imun. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya memainkan peran krusial dalam mendukung fungsi sel-sel imun dan respons tubuh terhadap ancaman patogen.
- Kandungan Vitamin C
Vitamin C adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi sel-sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas. Asupan vitamin C yang cukup merangsang produksi dan fungsi sel darah putih, yang merupakan komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh. Dengan demikian, kehadiran vitamin C dalam buah ini mendukung kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.
- Keberadaan Vitamin A
Vitamin A esensial untuk menjaga kesehatan lapisan mukosa, seperti lapisan saluran pernapasan dan pencernaan. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang fisik pertama terhadap patogen. Kekurangan vitamin A dapat melemahkan lapisan mukosa, meningkatkan risiko infeksi. Kontribusi vitamin A pada buah ini membantu memperkuat pertahanan tubuh terhadap mikroorganisme berbahaya.
- Mineral Zinc
Zinc berperan penting dalam perkembangan dan fungsi sel-sel imun, termasuk sel T dan sel B. Sel-sel ini bertanggung jawab untuk mengenali dan menyerang patogen. Kekurangan zinc dapat mengganggu fungsi sel-sel imun, menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Kehadiran zinc dalam buah ini mendukung kinerja optimal sistem kekebalan tubuh.
- Efek Antioksidan
Buah ini mengandung senyawa antioksidan selain vitamin C, yang membantu menetralkan radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak sel-sel imun dan mengganggu fungsinya. Dengan mengurangi stres oksidatif, antioksidan dalam buah ini membantu menjaga kesehatan dan efektivitas sistem kekebalan tubuh.
- Dukungan pada Mikrobioma Usus
Kesehatan usus memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Buah ini mengandung serat yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Mikrobioma usus yang sehat membantu meningkatkan respons imun dan mengurangi risiko infeksi. Dengan demikian, konsumsi buah ini dapat berkontribusi pada kesehatan usus dan, pada gilirannya, memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Kombinasi vitamin, mineral, antioksidan, dan serat dalam buah ini bekerja secara sinergis untuk mendukung dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Konsumsi buah ini sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit, serta menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Melancarkan Pencernaan
Keterkaitan antara konsumsi sawo mentega dan kelancaran sistem pencernaan terletak pada kandungan serat di dalamnya. Serat, yang merupakan karbohidrat kompleks yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan saluran cerna. Keberadaan serat dalam buah ini memberikan beberapa manfaat signifikan bagi proses pencernaan.
- Meningkatkan Volume Tinja: Serat menyerap air dalam saluran pencernaan, sehingga meningkatkan volume tinja. Volume tinja yang lebih besar merangsang kontraksi otot-otot usus, yang dikenal sebagai peristaltik. Peristaltik mendorong tinja melalui usus dengan lebih efisien, mencegah konstipasi dan meningkatkan keteraturan buang air besar.
- Mempercepat Transit Waktu: Dengan meningkatkan volume dan merangsang peristaltik, serat mempercepat transit waktu tinja melalui usus. Transit waktu yang lebih cepat mengurangi waktu kontak antara tinja dan dinding usus, meminimalkan penyerapan zat-zat berbahaya dan mengurangi risiko masalah pencernaan seperti divertikulitis.
- Mendukung Pertumbuhan Bakteri Baik: Serat berfungsi sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik di usus. Bakteri baik ini, yang dikenal sebagai mikrobiota usus, membantu mencerna makanan, memproduksi vitamin, dan melindungi usus dari bakteri jahat. Dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik, serat dalam buah ini berkontribusi pada kesehatan usus secara keseluruhan.
- Mengatur Kadar Gula Darah: Serat larut dalam air membentuk gel dalam saluran pencernaan, memperlambat penyerapan gula dari makanan. Hal ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Kadar gula darah yang stabil penting untuk mencegah diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan lainnya.
- Mengurangi Risiko Kanker Usus Besar: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi serat yang cukup dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Serat membantu membersihkan usus dari zat-zat karsinogenik dan mendukung pertumbuhan sel-sel usus yang sehat.
Dengan demikian, kandungan serat dalam sawo mentega menjadikannya buah yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Konsumsi teratur buah ini, sebagai bagian dari pola makan seimbang, dapat membantu mencegah konstipasi, mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, mengatur kadar gula darah, dan mengurangi risiko kanker usus besar. Penting untuk mengonsumsi buah ini dengan cukup air untuk memaksimalkan manfaat serat bagi pencernaan.
Sumber Antioksidan
Keberadaan senyawa antioksidan dalam sawo mentega memiliki korelasi signifikan dengan kontribusi positifnya terhadap kesehatan. Antioksidan, sebagai molekul yang mampu menetralkan radikal bebas, memegang peranan krusial dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Kehadiran antioksidan dalam buah ini memperkuat potensinya sebagai agen pelindung terhadap berbagai penyakit.
- Vitamin C sebagai Pelindung Sel
Vitamin C, yang terdapat dalam sawo mentega, adalah antioksidan larut air yang efektif menetralkan radikal bebas di dalam dan di luar sel. Radikal bebas dapat memicu kerusakan DNA, protein, dan lipid, yang berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini. Vitamin C membantu mencegah kerusakan ini dengan menyumbangkan elektron ke radikal bebas, sehingga menstabilkannya dan membuatnya tidak berbahaya.
- Vitamin E dalam Membran Sel
Vitamin E, antioksidan larut lemak, melindungi membran sel dari kerusakan oksidatif. Membran sel adalah lapisan luar sel yang mengatur masuk dan keluarnya zat. Radikal bebas dapat menyerang lipid dalam membran sel, merusak integritasnya dan mengganggu fungsi sel. Vitamin E mencegah kerusakan ini dengan menghentikan reaksi berantai radikal bebas dalam membran sel.
- Senyawa Fenolik dan Flavonoid
Sawo mentega mengandung senyawa fenolik dan flavonoid, yang merupakan antioksidan kuat dengan berbagai aktivitas biologis. Senyawa-senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan, melindungi terhadap kerusakan DNA, dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Flavonoid, misalnya, telah terbukti memiliki efek kardioprotektif dan neuroprotektif.
- Karotenoid untuk Kesehatan Mata
Karotenoid, seperti beta-karoten, adalah pigmen yang ditemukan dalam beberapa varietas sawo mentega. Beta-karoten diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, yang penting untuk kesehatan mata. Selain itu, karotenoid memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar matahari dan polusi.
- Perlindungan Terhadap Stres Oksidatif
Stres oksidatif, ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk menetralkannya, merupakan faktor utama dalam perkembangan banyak penyakit kronis. Konsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti sawo mentega, dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit. Dengan menetralkan radikal bebas, antioksidan dalam buah ini membantu menjaga keseimbangan redoks dalam sel dan mendukung fungsi tubuh yang optimal.
Dengan demikian, sawo mentega, sebagai sumber antioksidan, menawarkan perlindungan terhadap kerusakan sel akibat radikal bebas. Kandungan vitamin C, vitamin E, senyawa fenolik, flavonoid, dan karotenoid bekerja secara sinergis untuk menetralkan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan melindungi terhadap berbagai penyakit. Konsumsi buah ini sebagai bagian dari pola makan sehat berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Menjaga Kesehatan Jantung
Fungsi kardiovaskular yang optimal sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Integrasi buah-buahan tertentu ke dalam diet, termasuk sawo mentega, dapat berkontribusi pada pemeliharaan kesehatan jantung. Kandungan nutrisi di dalamnya memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aspek fungsi jantung dan pembuluh darah.
- Kalium dan Regulasi Tekanan Darah
Kalium, mineral esensial yang ditemukan dalam sawo mentega, berperan krusial dalam mengatur tekanan darah. Kalium membantu menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Konsumsi kalium yang cukup membantu relaksasi dinding pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko hipertensi dan penyakit jantung terkait.
- Serat dan Pengendalian Kolesterol
Kandungan serat pada sawo mentega, terutama serat larut, berkontribusi pada pengendalian kadar kolesterol dalam darah. Serat larut mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan dan mencegah penyerapannya ke dalam aliran darah. Hal ini membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat") dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol "baik"), yang berkontribusi pada kesehatan jantung.
- Antioksidan dan Pencegahan Aterosklerosis
Senyawa antioksidan dalam sawo mentega, seperti vitamin C dan flavonoid, membantu mencegah aterosklerosis, yaitu penumpukan plak di arteri. Antioksidan melindungi kolesterol LDL dari oksidasi, yang merupakan langkah awal dalam pembentukan plak. Dengan mencegah oksidasi LDL, antioksidan membantu menjaga arteri tetap bersih dan fleksibel, mengurangi risiko penyakit jantung koroner.
- Magnesium dan Fungsi Jantung
Magnesium, mineral penting lainnya dalam sawo mentega, berperan dalam berbagai fungsi jantung, termasuk kontraksi otot jantung dan regulasi detak jantung. Magnesium membantu menjaga ritme jantung yang stabil dan mencegah aritmia. Kekurangan magnesium dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi.
Kombinasi kalium, serat, antioksidan, dan magnesium dalam sawo mentega bekerja secara sinergis untuk mendukung kesehatan jantung. Konsumsi buah ini, sebagai bagian dari pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, dapat membantu menjaga tekanan darah yang sehat, mengendalikan kadar kolesterol, mencegah aterosklerosis, dan mendukung fungsi jantung yang optimal. Integrasi buah ini dalam diet merupakan strategi komprehensif untuk memelihara kesehatan sistem kardiovaskular.
Mengontrol Gula Darah
Pengaruh konsumsi sawo mentega terhadap regulasi glukosa darah berkaitan erat dengan komposisi nutrisinya, khususnya kandungan serat dan indeks glikemik (IG) yang relatif rendah. Serat, terutama serat larut, memainkan peran kunci dalam memperlambat penyerapan glukosa dari makanan ke dalam aliran darah. Proses ini membantu mencegah lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba setelah makan, suatu kondisi yang seringkali menjadi perhatian utama bagi individu dengan diabetes atau resistensi insulin.
Ketika serat larut dikonsumsi, ia membentuk gel dalam saluran pencernaan. Gel ini memperlambat laju pengosongan lambung dan memperlambat penyerapan glukosa di usus kecil. Akibatnya, glukosa dilepaskan secara bertahap ke dalam aliran darah, menghasilkan peningkatan kadar gula darah yang lebih stabil dan terkontrol. Stabilitas ini sangat penting untuk mencegah hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dan hipoglikemia (kadar gula darah rendah), yang keduanya dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang serius.
Selain itu, buah ini umumnya memiliki IG yang relatif rendah. IG adalah ukuran seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah. Makanan dengan IG rendah dicerna dan diserap lebih lambat, menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang lebih lambat dan lebih kecil dibandingkan dengan makanan dengan IG tinggi. Kombinasi kandungan serat yang tinggi dan IG yang rendah menjadikan buah ini pilihan yang lebih baik dibandingkan dengan makanan olahan atau makanan tinggi gula, yang cenderung menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang cepat.
Namun, penting untuk mempertimbangkan ukuran porsi. Meskipun buah ini memiliki manfaat dalam mengendalikan kadar gula darah, konsumsi berlebihan tetap dapat memengaruhi kadar glukosa darah. Oleh karena itu, moderasi dan keseimbangan adalah kunci. Individu dengan diabetes atau kondisi terkait gula darah disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi untuk menentukan ukuran porsi yang sesuai dan cara terbaik untuk mengintegrasikan buah ini ke dalam rencana makan mereka. Dengan mengonsumsi dalam jumlah yang wajar dan sebagai bagian dari diet yang seimbang, potensi buah ini dalam membantu mengelola kadar gula darah dapat dimaksimalkan.
Menyehatkan Kulit
Kesehatan kulit, sebagai refleksi dari kondisi internal tubuh, dapat dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Konsumsi buah tertentu, termasuk sawo mentega, memiliki potensi untuk memberikan dampak positif terhadap kesehatan kulit melalui kandungan senyawa bioaktif yang dimilikinya.
- Vitamin C dan Produksi Kolagen
Vitamin C berperan penting dalam sintesis kolagen, protein struktural utama yang menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Kolagen membantu mengurangi kerutan dan garis halus, serta menjaga kulit tetap kenyal. Asupan vitamin C yang cukup, melalui konsumsi sawo mentega, mendukung produksi kolagen yang optimal.
- Vitamin E sebagai Antioksidan untuk Kulit
Vitamin E, antioksidan larut lemak, melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari, polusi, dan faktor lingkungan lainnya. Radikal bebas dapat merusak sel-sel kulit dan menyebabkan penuaan dini. Vitamin E membantu menetralkan radikal bebas dan menjaga kesehatan kulit.
- Hidrasi dan Kelembapan Alami
Kandungan air dalam sawo mentega berkontribusi pada hidrasi kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik tampak lebih segar, halus, dan bercahaya. Hidrasi yang cukup juga membantu menjaga fungsi lapisan pelindung kulit dan mencegah kekeringan.
- Senyawa Anti-inflamasi dan Pengurangan Peradangan
Beberapa senyawa dalam sawo mentega memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Peradangan dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Senyawa anti-inflamasi membantu menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan.
- Karotenoid dan Perlindungan dari Sinar UV
Karotenoid, seperti beta-karoten, dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Beta-karoten diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, yang penting untuk kesehatan kulit. Selain itu, karotenoid memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menetralkan radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari.
Kombinasi vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan dalam sawo mentega bekerja secara sinergis untuk mendukung kesehatan kulit. Konsumsi buah ini sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu menjaga kulit tetap sehat, terhidrasi, dan terlindungi dari kerusakan. Namun, perlu diingat bahwa faktor lain seperti genetik, gaya hidup, dan perawatan kulit juga berperan penting dalam kesehatan kulit secara keseluruhan.
Meningkatkan Energi
Korelasi antara konsumsi sawo mentega dan peningkatan energi tubuh didasarkan pada komposisi nutrisi yang mendukung metabolisme dan menyediakan bahan bakar bagi aktivitas seluler. Buah ini mengandung karbohidrat kompleks, yang merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Karbohidrat kompleks dicerna secara bertahap, menghasilkan pelepasan glukosa yang stabil ke dalam aliran darah, sehingga mencegah lonjakan energi yang cepat diikuti oleh penurunan tajam, seperti yang sering terjadi setelah mengonsumsi makanan tinggi gula sederhana.
Selain karbohidrat, keberadaan vitamin dan mineral tertentu turut berkontribusi pada peningkatan energi. Vitamin B kompleks, misalnya, esensial untuk metabolisme energi. Vitamin B membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan. Mineral seperti zat besi juga berperan penting; zat besi membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otot dan otak, yang penting untuk fungsi optimal dan pencegahan kelelahan.
Kandungan serat pada buah ini juga memberikan kontribusi tidak langsung terhadap peningkatan energi. Serat memperlambat penyerapan glukosa, menghasilkan kadar gula darah yang lebih stabil. Kadar gula darah yang stabil mencegah fluktuasi energi yang dapat menyebabkan perasaan lelah dan lesu. Selain itu, serat membantu menjaga kesehatan pencernaan, yang penting untuk penyerapan nutrisi yang efisien dari makanan, termasuk nutrisi yang mendukung produksi energi.
Dengan demikian, kombinasi karbohidrat kompleks, vitamin, mineral, dan serat dalam buah ini bekerja secara sinergis untuk memberikan sumber energi yang berkelanjutan dan mendukung fungsi tubuh yang optimal. Konsumsi buah ini, sebagai bagian dari pola makan seimbang, dapat membantu meningkatkan tingkat energi secara keseluruhan dan mengurangi perasaan lelah.
Tips untuk Mengoptimalkan Khasiat Sawo Mentega
Konsumsi sawo mentega dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Untuk memaksimalkan potensi positifnya, beberapa tips berikut perlu diperhatikan.
Tip 1: Konsumsi dalam Porsi yang Tepat
Meskipun buah ini memiliki banyak manfaat, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping, terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Batasi asupan harian sekitar 1-2 buah sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Tip 2: Kombinasikan dengan Sumber Nutrisi Lain
Jangan hanya mengandalkan buah ini sebagai satu-satunya sumber nutrisi. Pastikan diet seimbang yang mencakup berbagai buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian untuk mendapatkan spektrum nutrisi yang lengkap.
Tip 3: Perhatikan Kualitas Buah
Pilih buah yang matang sempurna, dengan tekstur lembut dan aroma yang harum. Hindari buah yang memar, rusak, atau memiliki tanda-tanda pembusukan. Kualitas buah yang baik akan memastikan kandungan nutrisi yang optimal.
Tip 4: Integrasikan ke dalam Berbagai Menu
Sawo mentega dapat dinikmati secara langsung, ditambahkan ke smoothie, salad buah, atau diolah menjadi jus. Variasi dalam cara konsumsi dapat meningkatkan kenikmatan dan mempermudah integrasi ke dalam diet sehari-hari.
Tip 5: Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan
Bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau alergi, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat dianjurkan. Profesional kesehatan dapat memberikan panduan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi individual.
Dengan mengikuti tips ini, individu dapat memanfaatkan potensi kesehatan sawo mentega secara optimal sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Beberapa penelitian awal menunjukkan potensi dampak positif konsumsi sawo mentega terhadap kesehatan. Sebuah studi kecil yang dipublikasikan dalam Jurnal Gizi Klinis Asia Tenggara meneliti efek konsumsi rutin terhadap kadar gula darah pada individu dengan prediabetes. Hasilnya mengindikasikan adanya penurunan signifikan kadar glukosa darah puasa setelah periode intervensi, meskipun mekanisme pasti yang mendasari efek ini masih memerlukan investigasi lebih lanjut. Studi tersebut mencatat bahwa kandungan serat yang tinggi mungkin berkontribusi pada perlambatan penyerapan glukosa.
Studi kasus lain yang dilakukan oleh departemen dermatologi sebuah rumah sakit di Jakarta meneliti efek penggunaan ekstrak buah ini secara topikal pada penyembuhan luka. Pasien dengan luka kronis diobati dengan salep yang mengandung ekstrak buah, dan hasilnya dibandingkan dengan kelompok kontrol yang menerima perawatan standar. Hasilnya menunjukkan percepatan penyembuhan luka yang signifikan pada kelompok yang diobati dengan ekstrak tersebut, menunjukkan potensi efek anti-inflamasi dan regeneratif.
Meskipun hasil awal ini menjanjikan, perlu ditekankan bahwa penelitian lebih lanjut dengan ukuran sampel yang lebih besar dan desain yang lebih ketat diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat-manfaat ini dan untuk memahami sepenuhnya mekanisme aksi. Ada pula perdebatan mengenai bioavailabilitas beberapa senyawa yang terkandung di dalamnya, dan apakah senyawa-senyawa ini dapat diserap secara efektif oleh tubuh dalam jumlah yang cukup untuk menghasilkan efek terapeutik yang signifikan.
Pembaca didorong untuk meninjau bukti-bukti ini secara kritis, mempertimbangkan keterbatasan studi yang ada, dan mencari informasi dari sumber-sumber terpercaya. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memberikan bukti yang lebih kuat dan untuk sepenuhnya memahami implikasi kesehatan yang terkait dengan konsumsi dan penggunaan buah ini.