PELATIHAN PPGDON ( PENANGANAN GAWAT DARURAT OBSTETRI DAN NEONATUS )


Rabu, 15 November 2017|09:45:52 |Dibaca : 177 Pembaca
about img
Di Indonesia angka kesakitan dan kematian ibu hamil, melahirkan dan bayi masih tinggi jika dibandingkan dengan negara maju, mengacu pada MDG ( Melineum Development Goals) tahun 2015. Terdapat 2 tujuan yang mempunyai sasaran dan indikator terkait dengan kesehatan ibu, bayi dan anak yaitu : mengurangi kematian bayi dan angka kematian ibu. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh keterlambatan keputusan, merujuk dan mengobati. Sedangkan kematian ibu umumnya disebabkan pendarahan, pre-eklampsia/eklampsia. Kematian ibu dan bayi ini sering kali juga diakibatkan oleh kegagalan dalam mengenali dan menangani keadaan gawat darurat pada saat hamil, melahirkan dan setelah melahirkan. Untuk mengatasi penyebab utama kematian tersebut yang didukung dengan kebijakan dan sistem yang efektif dalam mengatasi berbagai kendala yang timbul selama ini.

Bidan merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil, melahirkan, paska melahirkan dan bayu yang baru lahir.  Hal ini karena bidan bekerja bukan saja di RUmah sakit dan Puskesmas, tetapi juga langsung berada di tengah-tengah masyarakat dan berada di garis depan pelayanan serta memberikan pelayanan sering kali bidan menghadapi keadaan darurat yang mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayinya. Oleh karena itu penting sekali agar mampu mengenali keadaan darurat yang dihadapinya dan memberikan penanganan yang cepat dan tepat untuk mencegah kematian ibu dan bayinya. Pelatihan dasar ini ditunjukan bagi bidan untuk mengembangkan kompetensi terutama dalam hal gawat darurat (emergensi) kebidanan.

Pelatihan ini kerjasama antara STIKes Awal Bros Batam dengan Jakarta Medical Service And Training 119

Link Utama